Review & beli buku

Buku - Al-amwal Ensiklopedia Keuangan Publik - Gema Insani

Rp. 142.500 *

  • * Harga jual
  • * Harga belum termasuk ongkos kirim

Dikirim dari:

 Depok, Jawa Barat

Rp. 142.500 Harga Pasaran

0% Diskon

Rp. 0 Anda Hemat

Kode getbuku: al-amwal-ensiklopedia-keuangan-publik


Informasi Buku
Al-amwal Ensiklopedia Keuangan Publik

  • Judul: Al-amwal Ensiklopedia Keuangan Publik
  • Penulis:
  • Penerbit: Gema Insani
  • Berat: 1 kg
  • Jumlah Halaman : 748 Lembar
  • Dimensi (L x P): 20 x 16.5 cm
  • Jenis Cover: HC
  • Kategori / Tema: Muamalah

Sinopsis atau Deskripsi Buku
Al-amwal Ensiklopedia Keuangan Publik

Kitab al-Amwal ini termasuk antara buku-buku klasik dan antara yang paling awal dalam sejarah Islam membahaskan soal harta dan per-ekonomian secara Islami. Ini menjadikan nilai buku ini begitu tinggi sekali yang mana di dalamnya memuatkan himpunan dalil-dalil al-Qur’an, hadis-hadis Nabi, dan atsar-atsar para sahabat Nabi sekitar pengurusan ekonomi dan harta di dalam Islam.

Nama Abu Ubaid bukanlah nama asing dalam barisan ilmuan salaf yang awal. Nama dan nukilan perkatan beliau banyak sekali dinukil oleh para ulama sesudahnya terutamanya dalam tema-tema yang membahas persoalan fiqh secara umum, dan mu’amalah secara khusus. Ini antaranya boleh dilihat dalam kitab-kitab fiqh muktabar seumpama Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim, Fathul Bari Syarah Shahih al-Bukhari, dan selainnya.

Kata al-Hafiz Ibnu Hajar al-‘Asqalani rahimahullah (Wafat: 852H):”Kitab Abu Ubaid dalam permasalahan kewangan dan per-ekonomian merupakan karya yang terbaik dan tidak ternilai dalam bidang ilmu fiqh.”Buku ini sentiasa menjadi tumpuan dan rujukan para ulama dari generasi ke generasi dalam membahaskan soal per-ekonomian dan harta umum di dalam Islam. Buku klasik ini menjadi bukti kedalaman, ketelitian, ketajaman, dan kematangan penyusun dalam analisa fiqhnya terhadap permasalahan yang dibahaskan.

Kata al-Amwal secara literalnya bermaksud harta. Akan tetapi, buku ini tidaklah menjabarkan secara menyeluruh setiap sudut persoalan tentang harta, sebaliknya penyusun memfokuskan perbahasannya kepada harta yang menjadi hak publik atau negara. Di mana setiap warga negara berhak mendapatkan manfaatnya atau pun menerima pembahagiannya seiring dengan ketentuan-ketentuan syara’. Walaupun rangkuman perbahasannya berkisar dalam bidang keuangan publik, namun nilai keutamaan kandungannya melebihi nilai objek kajian. Kerana dalam mengupas setiap bab-bab dalam bukunya ini, penyusun (Abu Ubaid) telah dinilai berjaya dalam mengemukakan atsar-atsar para salaf yang terkadang dalam keputusan dan hal-ehwal ekononimi mereka tampak kontradik dengan zahir teks-teks al-Qur’an dan hadis-hadis Nab.

Beliau dengan ketelitian analisanya telah mampu menyeiringkan dan mengharmonikan polisi sahabat dalam hal keuangan umum dengan kandungan permasalahan teks-teks nash. Bahkan di banyak tempat, Abu Ubaid memberikan analisa kajian yang kritis dan praktikal dalam rangka mewujudkan visi pengembangan ekonomi Islam terhadap harta awam seiring dengan apa yang dikemukakan oleh teks-teks nash dan atsar para sahabat.

Secara umum, di antara cakupan perbahasan yang dimuatkan penulis dalam kitabnya yang menjadi tumpuan banyak pihak ini adalah seperti:

  1. Hak-hak pemerintah terhadap rakyat dan hak-hak rakyat terhadap pemerintahnya.
  2. Jenis-jenis harta yang dikelola oleh pemerintah untuk rakyat berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah.
  3. Aturan berkaitan fa’i, khumus, dan zakat.
  4. Hak kepemilikan tanah.
  5. Pembebasan negeri.
  6. Harta fa’i dan penyebarannya.
  7. Hukum-hakam menghidupkan tanah.
  8. Zakat hasil pertanian bagi tanah yang diusahakan.
  9. Hal ehwal kutipan zakat dan cukai.
  10. Penyaluran dan pembahagian zakat. dan lain sebagainya.

Abu Ubaid al-Qasim dengan ketajaman analisisnya mampu menyinkronkan dan mengharmoniskan policy sahabat dalam keuangan publik dengan substansi permasalahannya dalam Al-Qur’an dan al-Hadits. Bahkan dalam banyak kesempatan, Abu Ubaid memberikan analisis kritis dan solusi praktis dalam rangka mewujudkan visi pengembangan ekonomi Islam terutama bidang keuangan publik sehingga dapat diterapkan semua hadits dan atsar para sahabat dalam satu frame yang aktual pada sistem ekonomi kontemporer. ( Prof.Dr.K.H.Didin Hafidhuddin,M.Si )

Tidak banyak yang tahu bahwa Abu Ubaid al-Qasim adalah ekonom makro ekonomi jauh sebelum Adam Smith dan bukunya Al Amwal menjadi judul buku Adam Smith The Wealth of Nations, karena keduanya berarti harta atau pendapatan negara, bedanya Abu Ubaid menulis 700 tahun sebelum Adam Smith lahir. Terjemahan buku ini akan membuka cakrawala baru tentang khazanah Islam dalam mengatur kekayaan negara dan menyejahterakan rakyatnya. ( Dr.Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. )


Buku "Al-amwal Ensiklopedia Keuangan Publik" ini, diterbitkan oleh Gema Insani dengan ketebalan halaman sekitar 748 lembar. Ukurannya 20 x 16.5 cm dan beratnya kira-kira mencapai 1 kg (kurang lebih). Buku ini memiliki sampul jenis HC, yaitu Hard Cover yang merupakan jilid kertas tebal, sehingga awet, berkualitas dan tidak mudah sobek. Buku ini cukup berbobot, bermanfaat sebagai referensi pendidikan dan pelajaran yang mencakup (bertajuk) seputar Muamalah.